Senin, 12 Februari 2018

Ridho dan doa ibu



Assalamu'alaikum wrwb.
Bismillah...

 *DAHSYATNYA RIDHO & DOA IBU*



Dr Fauzia Addabbus, seorang psikolog yang amat populer di Kuwait pernah menulis di Twitter  tentang *rahasia-rahasia doa seorang Ibu* jika _setiap malam ia mendoakan anak-anaknya._


Isinya :

_" Aku bersumpah demi Allah... wahai setiap Ibu, *agar jangan tidur tiap malam sebelum engkau memohon pertolongan Allah* dan *mengabariNya* bahwa *engkau Ridho atas anak-anakmu seridho-ridhonya*_,

dan aku bersumpah demi Allah... agar engkau tidak menghijab/menghalangi RidhoNya kepada anak-anakmu._

_Dan aku memintamu wahai para ibu... *agar jangan engkau tidur tiap malam sebelum kau angkat kedua tanganmu* sambil *menyebut satu persatu nama anak-anakmu* dan mengabarkan kepadaNya bahwa engkau ridho atas mereka masing-masing._


*Do'anya:*

اللهم إني أُشهدك أني راضية عن إبني/إبنتي (.....) تمام الرضا وكمال الرضا ومنتهي الرضا
 فاللهم انزل رضوانك عليهم برضائي عنهم
                                                                     
*"Allohumma innii usyhiduka annii roodhiyah 'an ibnii/ibnatii* ... (sebut nama anak-anakmu satu persatu)... *tamaamar-ridho wa kamaalar-ridho wa muntahayir-ridho. Fallohumma anzil ridhwaanaka 'alaihim biridhooii 'anhum"*

*(Ya Allah, aku bersaksi kepadaMu bahwa aku ridho kepada anak2ku... (sebut namanya) dengan ridho seridho-ridhonya, ridho yang sempurna dan ridho yang paling komplit*.

*Maka turunkanlah Yaa Allah... keridhoanMu kepada mereka karena  ridhoku kepada mereka).*

Kemudian setelah berselang beberapa minggu setelah Twitter tersebut,

tiba-tiba aku (Dr.Fauziyah) dikejutkan oleh seorang ibu yang berkata :

💌 _Bahwa aku telah mengubah kehidupannya secara total. Dan sekarang dia merasa dalam kenikmatan yang tak terlukiskan karena akibat do'a itu terhadap dia dan anak laki-lakinya yang berumur *22 tahun.*_

✏ *Maka berceritalah Ibu tsb:*

Sejak kelahiran anakku itu aku hidup dalam penderitaan karenanya.

Dia _tak pernah sholat_ dan bahkan _jarang mandi_, dia _sering berdebat panjang_ denganku, dan _tak jarang dia membentakku_ dan _tak menghormatiku,_ *walaupun sudah sering aku mendoakannya.*

Maka ketika membaca twittermu aku berkata:

Mungkinkah omongan ini benar? Tampaknya masuk akal, dst.

Dan akhirnya *kuputuskan untuk mencoba anjuranmu* walaupun aku tak yakin bahkan menertawaimu.

Lalu _setelah seminggu,_ mulai *berubah nada suara putraku kepadaku*, dan _pertamakali dalam hidupku aku tertidur dalam kedamaian_. Di dalam diriku ada sedikit keheranan.

Lalu kemudian kudapati putraku *mandi, padahal aku tak menyuruhnya*...

_Minggu kedua_ dan aku *terus mendoakannya* sesuai anjuranmu. Ia *membukakan pintu untukku* dan *menyapaku, "Apa kabar ibu?*" dengan *suara lembut* yang tak pernah kudengar darinya sebelum itu.

Aku gembira tak terkira walaupun aku tak menunjukkan perasaanku kepadanya sama sekali...

4 jam kemudian aku menelponnya di ponselnya, dan ia menjawabku dengan *nada yang berbeda* dari biasanya,
 "Bu, aku di samping masjid dan aku baru akan sholat waktu ibu menelponku.”

Maka akupun tak mampu menahan tangisku.
Bagaimana mungkin ia yang tak pernah sholat bisa *mulai sholat* dan dengan *lembut menanyaiku apa kabar?*

Tak sabar aku menanti kedatangannya dan segera kutanyai, "Sejak kapan engkau mulai sholat, nak?"

Jawabnya, “Aku sendiri tak tahu Bu. Waktu aku di dekat masjid *mendadak hatiku tergerak untuk sholat*.”

Sejak itu kehidupanku berubah 180 derajat.
 *Anakku tak pernah lagi berteriak-teriak kepadaku* dan *sangat menghormatiku.*

Tak pernah aku mengalami kebahagian seperti ini walaupun aku sebelumnya _sering hadir di majelis-majelis dzikir dan pengajian-pengajian._

---

Note;

Doa dan ridho ibu adalah harta karun yang kita sia-siakan.

Betapa tidak? Karena beratnya kehidupan sehari-hari seringkali seorang ibu melupakan doa untuk anak-anaknya. Sering juga _dia menganggap bahwa pusat-pusat bimbingan psikologi_ adalah jalan lebih baik untuk perkembangan  anak-anaknya.

*Padahal justru Doa & Ridho Ibu adalah jalan tersingkat untuk mencapai kebahagiaan anak-anaknya, di dunia dan akhirat.*

Jangan pernah bilang : "Ah.. anakku kan masih kecil, ngapain didoakan?

Bagaimana jika engkau menunggu mereka makin besar dan dewasa dan menjadi tua, lalu di saat mereka lebih membutuhkan doa-doamu sementara mungkin waktu itu engkau sudah di haribaan Ilahi?

Jadi doakan mereka *mulai sekarang*, dan jadilah orang yang *bermurah hati dengan doa-doamu untuk anak2mu.*

Allah telah mengkaruniai kita _para ibu *sebagai wasilah bagi anak-anak kita* dalam hubungan mereka dengan Allah,_ melalui doa-doa & ridho kita untuk mereka.

Kita bisa melakukannya kapanpun kita mau.. Dan kita bisa mengetuk pintuNya kapanpun kita mau...
Dan Allah tak pernah mengantuk dan tak pernah tidur.

Wallahu A'lam


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kita butuh kasih orang tua

Disini saya akan memberi contoh video tentang seorang anak yang ingin mendapat kasih dari orang tuanya. Selamat menonton :) Untuk mel...